Selasa, 12 Desember 2017

PROFIL, MACAM-MACAM DAN POLA KOMUNIKASI PUBLIC RELATION



PROFIL, MACAM-MACAM DAN POLA KOMUNIKASI PUBLIC RELATION
 

Pada pembahasan materi sebelumnya kita telah membahas materi tentang “Media Public Relation” dimana media ini sangat berperan penting dalam membantu kinerja Praktisi Public Relation. Dan media yang digunakan pun terdapat berbagai bentuk, tinggal disesuaikan dengan daerah yang dituju dalam penyampaiannya.
Sekarang ini kita akan sedikit membahas tentang, apa saja profil, macam-macam dan pola komunikasi Public Relation.
Pertama kita akan membahas tentang “ Profil Public Relation “ setelah itu "macam-macam Public Relation" dan yang terakhir "pola komunikasi Pulic Relation"

A. PROFIL PUBLIC RELATION

Menurut The Public Relations Society of America – PRSA  (2011)
“Public relations is “ a strategic communication process that builds mutually beneficial relationships between organizations and their publics.” (Humas adalah proses komunikasi yang strategis, yang membangun hubungan saling menguntungkan antara organisasi-organisasi dengan masyarakat-masyarakat mereka)
Dalam menjalankan tugasnya sebagai yang berhubungan dengan masyarakat Komunikasi Public Relation ini memiliki 3 profil yang bertujuan untuk memahami bagian apa saja yang terdapat di dalam sebuah perusahaan.
3 profil Komunikasi Public Relation, yaitu :
1.      Humas yang melembaga atau In House Public Relation
Humas yang melembaga atau dikenal dengan istilah state of being adalah sebuah organisasi yang terdapat di dalam sebuah perusahaan. Sebagai bidang yang terdapat di dalam sebuah lembaga tentunya harus memiliki seseorang pemimpin, para staf dan yang pasti juga harus memiliki ruang kerja atau yang lebih dikenal dengan ruang operasional dan sarana prasarana yang mendukung.
Di dalam humas yang melembaga terdapat tugas-tugas, wewenang serta tanggung jawab yang jelas dari masing-masing jabatan yang ditempati. Pengorganisasisan yang terdapat di dalam humas yang melembaga ini lebih dikenal dengan istilah bagian/departemen atau divisi humas.


2.      Humas Agency atau Ekstern Public Relation
Humas Agency atau yang lebih dikenal dengan istilah Ekstern Public Relation adalah sebuah lembaga atau perusahaan independen yang memiliki badan hokum yang jelas dan yang bergerak di dalam pelayanan bidang humas.
Di dalam Ekstern Public Relation terdapat dua jenis, antara lain:
Public Relation Full Service
Public Relation Full Service ini adalah Sebuah perusahaan tersendiri yang bergerak dalam bisnis pelayanan kehumasan, pelayanannya meliputi kegiatan konseling dan sekaligus pelayanan konsultasi dan pelayanan yang mereka berikan kepada klien (perseorangan atau perusahaan Public Relation tersebut).
Public Relation Consultant
Public Relation Consultant adalah perusahaan Public Relation yang bergerak dalam bidang pelayanan konsultasi kehumasan. Pelayanan kosultasi yang diberikan tergantung dari kompetensi yang dimiliki para konsultannya itu sendiri.
3.      Event Organizer
Event Organizer adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kehumasan atau public. Tugas dari Event Organizer ini sendiri adalah melayani jasa sebagai pelaksana dalam sebuah event public.
Perusahaan ini memang dikenal dengan spesialis event, contohnya :
·         Launching Product
·         Pameran / exhibition
·         Seminar
·         Jumpa pers atau
·         Kontes-Kontes.
  
B. MACAM-MACAM PUBLIC RELATION

Menurut Rofia (2016) terdapat beberapa macam-macam Humas yaitu : Humas Pemerintah, Humas Sosial, Humas Industri dan Bisnis, Humas Organisasi Internasional, Humas Penegak Hukum, Humas Profesi, Humas Organisasi Sukarela
1.      Humas Pemerintah Lembaga humas yang melakukan fungsi management dalam bidang informasi dan komunikasi untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan publik melalui berbagai sarana kehumasan dalam rangka menciptakan citra yang positif ,instansi pemerintah.
2.      Humas Sosial memiliki misi utama, misi utama humas sosial adalah mengembangkan saling pengertian, kepercayaan, dan bantuan atas kerja sama. Contoh:  Humas Penegak Hukum   Humas Organisasi Keagamaan
3.      Humas Industri dan Bisnis terdapat beberapa penerapan humas dalam industri dan bisnis yang meliputi :
·         Hubungan dengan pelanggan dan peran humas terhadap marketing yang pada akhirnya melahirkan terapan marketing PR
·         Hubungan dengan pemegang saham
·         Hubungan dengan pers, bantuan untuk merekrut pegawai baru
·         Hubungan dengan komunitas
·         Hubungan dengan perusahaan/organisasi lain
·         Hubungan dengan pemerintah
4.      Humas Profesi Maksud penerapannya adalah untuk mendapatkan pengakuan dan keprofesionalan dan publikasi tentang apa yang telah mereka lakukan bagi kepentingan umum.
5.      Humas Organisasi Sukarela Peranannya untuk merancang suatu program progresif, termasuk didalamnya mengadakan hubungan dengan pers.
6.      Humas Organisasi Internasional Humas internasional disebabkan oleh adanya perubahan sangat cepat di dalam segala bidang
7.      Humas Penegak Hukum Banyak golongan penegak hukum merasa perlu untuk membentuk grup-grup penasihat warga Negara dan merangkap sebagai penjabat humas untuk bekerjasama dengan mereka dan para media masa

C. POLA KOMUNIKASI PUBLIC RELATION

Sudah kita ketahui bahwa komunikasi merupakan sebuah proses penyampaian pesan atau pun informasi dari seseorang kepada orang lain. Pada perkembangannya pihak penyampai pesan atau dalam istilah komunikasi disebut komunikator, dapat berupa sebuah kelompok atau pun perorangan. Begitu pula dengan penerima (komunikan) dapat berupa perorangan atau pun kelompok.
Pola komunikasi adalah bentuk atau pola hubungan antara dua orang atau lebih di dalam proses pengiriman dan penerimaan pesan yang mengaitkan dua komponen, yaitu gambaran atau rencana yang meliputi langkah-langkah pada suatu aktifitas, dengan komponen-komponen yang merupakan bagian penting atas terjadinya hubungan komunikasi antar manusia atau kelompok dan organisasi.
Terdapat 4 macam pola komunikasi, antara lain :


1.      Pola Komunikasi Primer
Pola komunikasi primer, pola komunikasi ini merupakan suatu proses penyampaian oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan suatu simbol sebagai media atau saluran.  Di dalam pola ini terbagi menjadi dua lambang verbal dan nirverbal.
Lambang verbal yaitu bahasa, yang paling sering digunakan karena bahasa mampu mengungkapkan pikiran komunikator.
Sedangkan lambang nirverbal yaitu lambang yang di gunakan dalam berkomunikasi yang bukan bahasa, namun merupakan isyarat dengan menggunakan anggota tubuh antara lain seperti : kepala, mata, bibir, tangan dan sebagainya.
2.      Pola Komunikasi Sekunder
Pola komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang pada media pertama.
Komunikator yang menggunakan media kedua ini karena yang menjadi sasaran komunikasi yang jauh tempatnya, atau banyak jumlahnya. Dalam proses komunikasi secara sekunder ini semakin lama akan semakin efektif dan efisien, karena didukung oleh teknologi informasi yang semakin canggih.
3.      Pola Komunikasi Linear
Pola Komunikasi Linear di sini mengandung makna lurus yang berarti perjalanan dari satu titik ketitik yang lain secara lurus, yang berarti penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan sebagai titik terminal. Jadi, dalam proses komunikasi ini biasanya terjadi dalam komunikasi tatap muka (face to face), tetapi juga adakalanya komunikasi bermedia. Dalam proses komunikasi ini, pesan yang disampaikan akan efektif apabila ada perencanaan sebelum melaksanakan komunikasi.
4.      Pola Komunikasi Sirkular
Sirkular secara harfiah berati bulat, bundar, atau keliling. Dalam proses sirkular itu terjadinya feedback atau umpan balik, yaitu terjadinya arus dari komunikan kekomunikator, sebagai penentu utama keberhasilan komunikasi. Dalam pola komunikasi seperti ini, proses komunikasi berjalan terus yaitu adanya umpan balik antara komunikator dan komunikan.

KESIMPULAN :
Dari ketiga materi yang saya bahas di atas, dapat saya tarik kesimpulan bahwa di dalam bidang Public Relation terdapat 3 fungsi Public Relation, dari masing-masing fungsi tersebut pada dasarnya semua sama yang membedakan ketiga itu hanya pembagian tugas dan pekerjaannya masing-masing. Untuk dibagian macam-macam ini lebih mengarah kepada organisasi yang mana di masing-masing organisasi tersebut memiliki fungsi yang jelas berberda makna serta berbeda tujuan.
Dan yang terakhir terdapat 4 pola komunikasi, dari masing-masing pola tersebut memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. Pola yang ada di dalam komunikasi ini pada dasarnya lebih mengarah kepada bagaimana hubungan komunikator dengan pihak lainnya. Apabila komunikator mampu memberika penjelasan terbaik, maka itu lah yang akan digunakan oleh perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN AKHIR SEMESTER KELAS C SEMESTER 7

KELAS C UJIAN AKHIR SEMESTER JURUSAN PERBANKAN SYARIAH TAHUN AKADEMIK 2017/2018 Nama               : D onny Ari Fernanda Nim   ...