Selasa, 21 November 2017

KEDUDUKAN CORPORATE PUBLIC RELATION



KEDUDUKAN CORPORATE PUBLIC RELATION


Di dalam public relations memiliki kedudukan yang sangat-sangat strategis, karena berada diantara dua pihak publik, baik untuk publik lingkup internal maupun untuk publik lingkup eksternal. Public relations officer sesuai fungsinya adalah sebagai “penyambung lidah” khususnya dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan publik yang berada di dalam ataupun publik yang berada di luar perusahaan atau organisasi. 

public relations memiliki ruang lingkup yang sangat luas karena menuntut organisasi atau suatu perusahaan untuk menempatkan posisi Public Relation pada level corporate. Peran PR sangat penting untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan pesan/informasi yang hendak disampaikan oleh perusahaan, instansi pemerintah/legislatif dan organisasi sosial masyarakat, partai politik dan sebagainya kepada publik. Peran dan kedudukan PR juga menentukan suksesnya rencana kampanye (sosialisasi) yang hendak dicapai. 
Seorang PR dapat menjadi jembatan penyampai berita dari suatu perusahaan kepada khalayak ramai. Umumnya kegiatan yang dilakukan oleh seorang PR terdiri atas komunikasi terhadap publiknya baik yang internal maupun eksternal.

Menurut pendapat Thomas L. Harris memutuskan bahwa Corporate Public Relation merupakan fungsi manajemen pada tingkatan korporat. Oleh karenanya misi dari Corporate Public Relation ini sendiri adalah mendukung Corporate Objective. Corporate Objective tampak dan kelihatan pada buku besar perusahaan yang dapat kita sebut dengan Corporate Plan.

Dalam konsep public relations sebagai fungsi komunikasi, penting difahami bahwa kegiatan utama public relations adalah melakukan komunikasi. Maksud dari komunikasi disini adalah melayani para pemimpin organisasi, khususnya dalam membantu organisasi berkomunikasi dengan publik-publiknya. Sebenarnya, setiap manajer dalam organisasi terlibat dan bertanggung jawab dalam komunikasi organisasi. Ini sesuai dengan pendapat yang menyatakan bahwa sebenarnya berorganisasi adalah berkomunikasi. Namun demikian, public relations punya tanggung jawab tambahan dan spesifik.

Peran Public Relations tersebut diharapkan menjadi “mata” dan “telinga” serta “tangan kanan” bagi top manajemen dari organisasi. Terdapat beberapa ruang lingkup di dalam corporate public relation, ruang lingkup tugasnya meliputi:

A. Membina hubungan kedalam (Publik Internal), yaitu publik yang menjadi bagian dari perusahaan/organisasi itu sendiri. Efektifitas hubungan publik internal memerlukan suatu kombinasi antara :
Sistem manajemen yang sifatnya terbuka ( open management ).
Kesadaran pihak manajemen terhadap nilai dan pentingnya memelihara komunikasi timbal balik dengan para karyawan.
Kemampuan Public Relations yang memiliki keterampilan manajerial ( manager skill ) serta berpengalaman.
B. Membina hubungan keluar (Publik Eksternal), yaitu publik umum atau masyarakat mengusahakan tumbuhnya sikap dan gambaran yang positif publik terhadap lembaga yang diwakilinya.
Jadi peranan humas atau Public Relations tersebut dua arah seperti dijelaskan diatas yaitu beorientasi kedalam (inward looking).
Public Relations ada untuk memastikan bahwa pesan yang dibawa tepat disajikan kepada publik.
Pesan ini bisa mengenai produk yang ingin dipasarkan dan dengan mempertimbangkan :
a.       Kinerjanya
b.      Perusahaan dan etikanya
c.       Kesehatan keuangan perusahaan
d.      Reputasinya sebagai atasan yang baik dan penuh perhatian
Walaupun organisasi bisa berjalan tanpa Public Relations, mereka yang menggunakan Public Relations secara efektif akan lebih mudah menjual produknya, merekrut dan mempertahankan staf  serta berurusan dengan rekan  luar organisasinya.

Dalam setiap kegiatan Public Relations memiliki peranan yang sangat besar. Peranan Public Relations diharapkan menjadi kepercayaan bagi top manajemen dari perusahaan, yang ruang lingkup tugasnya antara lain meliputi aktivitas.

Peranan merupakan aspek dinamis dari suatu status (kedudukan). Apabila seseorang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya sesuai dengan status yang dimilikinya, maka ia telah menjalankan peranannya. Peranan adalah  tingkah laku yang diharapkan dari orang yang memiliki kedudukan atau status. Antara kedudukan dan peranan tidak  dapat dipisahkan. Dan Tidak ada peranan tanpa  kedudukan

Jadi pada dasarnya dapat saya tarik kesimpulan bahwa kedudukan corporate public relation memiliki ruang lingkup yang sangat luas karena menuntut organisasi atau suatu perusahaan untuk menempatkan posisi PR pada level corporate. Peran PR sangat penting untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan pesan/informasi yang hendak disampaikan oleh perusahaan, instansi pemerintah/legislatif dan organisasi sosial masyarakat, partai politik dan sebagainya kepada publik. Peran dan kedudukan PR juga menentukan suksesnya rencana kampanye (sosialisasi) yang hendak dicapai.  

SUMBER :  
http://wenyvinaloga.blogspot.co.id/2016/03/makalah-public-relations.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN AKHIR SEMESTER KELAS C SEMESTER 7

KELAS C UJIAN AKHIR SEMESTER JURUSAN PERBANKAN SYARIAH TAHUN AKADEMIK 2017/2018 Nama               : D onny Ari Fernanda Nim   ...