KEDUDUKAN CORPORATE PUBLIC RELATION
Di
dalam public relations memiliki kedudukan yang sangat-sangat strategis, karena
berada diantara dua pihak publik, baik untuk publik lingkup internal maupun
untuk publik lingkup eksternal. Public relations officer sesuai fungsinya
adalah sebagai “penyambung lidah” khususnya dalam mengadakan hubungan timbal
balik dengan publik yang berada di dalam ataupun publik yang berada di luar
perusahaan atau organisasi.
public
relations memiliki ruang lingkup yang sangat luas karena menuntut organisasi
atau suatu perusahaan untuk menempatkan posisi Public Relation pada level
corporate. Peran PR sangat penting untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan
pesan/informasi yang hendak disampaikan oleh perusahaan, instansi
pemerintah/legislatif dan organisasi sosial masyarakat, partai politik dan
sebagainya kepada publik. Peran dan kedudukan PR juga menentukan suksesnya
rencana kampanye (sosialisasi) yang hendak dicapai.
Seorang
PR dapat menjadi jembatan penyampai berita dari suatu perusahaan kepada
khalayak ramai. Umumnya kegiatan yang dilakukan oleh seorang PR terdiri atas
komunikasi terhadap publiknya baik yang internal maupun eksternal.
Menurut
pendapat Thomas L. Harris memutuskan bahwa Corporate Public Relation merupakan
fungsi manajemen pada tingkatan korporat. Oleh karenanya misi dari Corporate Public
Relation ini sendiri adalah mendukung Corporate Objective. Corporate Objective
tampak dan kelihatan pada buku besar perusahaan yang dapat kita sebut dengan
Corporate Plan.
Dalam
konsep public relations sebagai fungsi komunikasi, penting difahami bahwa
kegiatan utama public relations adalah melakukan komunikasi. Maksud dari
komunikasi disini adalah melayani para pemimpin organisasi, khususnya dalam
membantu organisasi berkomunikasi dengan publik-publiknya. Sebenarnya, setiap
manajer dalam organisasi terlibat dan bertanggung jawab dalam komunikasi
organisasi. Ini sesuai dengan pendapat yang menyatakan bahwa sebenarnya
berorganisasi adalah berkomunikasi. Namun demikian, public relations punya
tanggung jawab tambahan dan spesifik.
Peran
Public Relations tersebut diharapkan menjadi “mata” dan “telinga” serta “tangan
kanan” bagi top manajemen dari organisasi. Terdapat beberapa ruang lingkup di
dalam corporate public relation, ruang lingkup tugasnya meliputi:
A. Membina hubungan kedalam (Publik
Internal), yaitu publik yang menjadi bagian dari
perusahaan/organisasi itu sendiri. Efektifitas hubungan publik internal memerlukan
suatu kombinasi antara :
Sistem
manajemen yang sifatnya terbuka ( open management ).
Kesadaran
pihak manajemen terhadap nilai dan pentingnya memelihara komunikasi timbal
balik dengan para karyawan.
Kemampuan
Public Relations yang memiliki keterampilan manajerial ( manager skill ) serta
berpengalaman.
B. Membina hubungan keluar (Publik
Eksternal), yaitu publik umum atau masyarakat mengusahakan
tumbuhnya sikap dan gambaran yang positif publik terhadap lembaga yang
diwakilinya.
Jadi
peranan humas atau Public Relations tersebut dua arah seperti dijelaskan diatas
yaitu beorientasi kedalam (inward looking).
Public
Relations ada untuk memastikan bahwa pesan yang dibawa tepat disajikan kepada
publik.
Pesan
ini bisa mengenai produk yang ingin dipasarkan dan dengan mempertimbangkan :
a. Kinerjanya
b. Perusahaan dan etikanya
c. Kesehatan keuangan perusahaan
d. Reputasinya sebagai atasan yang baik dan
penuh perhatian
Walaupun
organisasi bisa berjalan tanpa Public Relations, mereka yang menggunakan Public
Relations secara efektif akan lebih mudah menjual produknya, merekrut dan
mempertahankan staf serta berurusan
dengan rekan luar organisasinya.
Dalam
setiap kegiatan Public Relations memiliki peranan yang sangat besar. Peranan
Public Relations diharapkan menjadi kepercayaan bagi top manajemen dari
perusahaan, yang ruang lingkup tugasnya antara lain meliputi aktivitas.
Peranan
merupakan aspek dinamis dari suatu status (kedudukan). Apabila seseorang
melaksanakan hak-hak dan kewajibannya sesuai dengan status yang dimilikinya,
maka ia telah menjalankan peranannya. Peranan adalah tingkah laku yang diharapkan dari orang yang
memiliki kedudukan atau status. Antara kedudukan dan peranan tidak dapat dipisahkan. Dan Tidak ada peranan
tanpa kedudukan
Jadi
pada dasarnya dapat saya tarik kesimpulan bahwa kedudukan corporate public relation
memiliki ruang lingkup yang sangat luas karena menuntut organisasi atau suatu
perusahaan untuk menempatkan posisi PR pada level corporate. Peran PR sangat
penting untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan pesan/informasi yang hendak
disampaikan oleh perusahaan, instansi pemerintah/legislatif dan organisasi
sosial masyarakat, partai politik dan sebagainya kepada publik. Peran dan
kedudukan PR juga menentukan suksesnya rencana kampanye (sosialisasi) yang
hendak dicapai.
SUMBER :
http://wenyvinaloga.blogspot.co.id/2016/03/makalah-public-relations.html
SUMBER :
http://wenyvinaloga.blogspot.co.id/2016/03/makalah-public-relations.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar