Hello
guys pada kesempatan minggu lalu, kita telah membahas sedikit teori tentang
pengantar dan tujuan serta fungsi dari Public Relation. Sebelum kita masuk ke
pembahasan selanjutnya, saya akan sedikit mengulang serta mengingatkan kembali
kepada para pembaca setia blog ini.
Jadi
apa itu Public Relation??
Public
Relation merupakan fungsi manajemen khusus yang membantu pembentukan dan
pemeliharaan garis komunikasi dua arah, saling pengertian, penerimaan dan kerja
sama antara organisasi dan masyarakatnya, yang melibatkan manajemen problem,
membantu manajemen untuk selalu mendapat informasi dan merespon pendapat umum,
mendefinisi dan menekankan tanggung jawab manajemen dalam melayani kepentingan
masyarakat, membantu manajemen mengikuti dan memanfaatkan perubahan dengan
efektif, serta berfungsi sebagai sistem peringatan awal untuk membantu
mengantisipasi kecenderungan, dan menggunakan riset serta komunikasi yang masuk
akal dan etis sebagai sarana utamanya.
Selanjutnya
sedikit tentang, tujuan dan fungsi Public Relation.
Jadi
apa tujuan dan fungsi Public Relation itu?
Tujuan
Public Relation adalah membangun kredibilitas dan membangkitkan motivasi bagi
para pemangku kepentingan (stakeholders) perusahaan guna meminimalkan biaya
pengeluaran proses transfer komunikasi.
Fungsi
Public Relation adalah membentuk dan membina hubungan baik,
dengan terciptanya hubungan yang baik maka, akan terciptalah kinerja dan kualitas
kerja yang baik guna mencapai keuntungan bagi inst itusi tersebut.
Jadi
itu hanya sebagai pengingat saja, sebelum kita masuk ke pembahasan selanjutnya.
Sekarang
kita akan membahas tentang Ruang Lingkup dari Public Relation
Tentu
saja di dalam setiap bidang kerjaan, memiliki yang namanya ruang lingkup. Ruang
Lingkup ini sendiri merupakan hal-hal apa saja yang akan dikerjakan atau
menjadi sasaran dalam bidang kerjaannya. Nah untuk di bidang Public Relation,
juga memiliki ruang lingkup. Ruang Lingkup yang terdapat di bidang Public
Relation antara lain :
1. Eksternal
Public Relation dan’
2. Internal
Public Relation.
Sedikit
mengutip dari buku Ruslan (2010:22-23) menjabarkan adapun Ruang lingkup
tugas Public Relations dalam sebuah ornganisasi/lembaga antara lain :
Internal Public Relation :
Yang dimaksud dengan Internal di sini adalah kegiatan yang pada dasarnya ditujukan untuk pihak internal organisasi/perusahaan yang berpengaruh secara langsung dalam keberhasilan perusahaan, seperti karyawan, manajer, supervisor, pemegang saham, dewan direksi perusahaan dan sebagainya dengan maksud untuk menjalin hubungan yang harmonis antara pihak- pihak yang terkait dalam perusahaan agar tercipta iklim kerja yang baik.
Ruang lingkup dari Internal Public Relation ini antara lain :
Yang dimaksud dengan Internal di sini adalah kegiatan yang pada dasarnya ditujukan untuk pihak internal organisasi/perusahaan yang berpengaruh secara langsung dalam keberhasilan perusahaan, seperti karyawan, manajer, supervisor, pemegang saham, dewan direksi perusahaan dan sebagainya dengan maksud untuk menjalin hubungan yang harmonis antara pihak- pihak yang terkait dalam perusahaan agar tercipta iklim kerja yang baik.
Ruang lingkup dari Internal Public Relation ini antara lain :
1. Employee Relation (Hubungan dengan para pekerja)
A. Para pekerja di sini
merupakan bagian yang berperan penting untuk mencapai tujuan perusahaan atau
suatu instansi. Oleh karena itu, mereka harus dirangkul dengan membuat dan
mempertahankan hubungan baik agar para pekerja juga dapat memberikan potensi
terbaik mereka untuk kemajuan perusahaan.
B. Caranya dengan
berkomunikasi dengan mereka secara pribadi untuk mengetahui apa yang mereka
inginkan atau bahkan yang mereka keluhan dalam pekerjaannya yang dapat
menghambat kemajuan perusahaan.
C. Menjaga hubungan baik ini dapat
dilakukan dengan perlakuan yang adil, adanya ketenangan dan kenyamanan dalam
bekerja, adanya perasaan diakui oleh perusahaan, adanya reward, ada pula sarana
untuk menyalurkan perasaan mereka atau tempat mereka berekpresi seperti majalan
intern, dan lain sebagainya.
2. Stockholder
Relations (Hubungan dengan para pemegang saham)
Dalam hal ini hubungan baik harus dibina dengan para pemegang saham. Mereka yang membantu perusahaan atau suatu instansi tetap bertahan. Hubungan yang terjadi haruslah hubungan yang sangat baik. Tidak peduli besar atau kecilnya saham mereka.
Untuk menjaga hubungan dengan para pemegang saham, kita bisa melakukan hal-hal sebagai berikut.
3. Labour relations (Hubungan dengan para buruh)
Dalam hal ini seorang PR bertugas untuk menjaga hubungan baik antara pimpinan dengan para buruh. Hal ini dilakukan untuk menjaga terjadinya kesalahpahaman dan hubungan yang buruk antara atasan dan bawahan.
4. Manager relations (Hubungan dengan para manajer)
Manajer adalah orang-orang terpilih yang berandil besar dalam menentukan kebijakan perusahaan. Oleh karena itu, hubungan baik harus dijaga. Caranya bisa dengan memberikan tunjangan jabatan, adanya coffe morning, mobil dinas, rumah dinas, dan lain sebagainya.
5. Human relations (Hubungan sesama manusia)
Ini menyangkut hubungan yang baik yang harus dibina oleh perusahaan dengan seluruh warga perusahaan sebagai manusia agar timbul rasa persaudaraan, kesetiakawanan, dan nantinya akan memunculkan team work yang baik untuk mencapai tujuan instansi atau perusahan.
Eksternal Public Relation :
Yang dimaksud dengan Eksternal disini adalah cara untuk menumbuhkan sikap dan gambaran publik yang positif terhadap lembaga yang diwakilnya. Kegiatan Eksternal Public Relations ini pada dasarnya ditujukan untuk publik eksternal organisasi/perusahaan, yaitu keseluruhan elemen yang berada di luar perusahaan yang tidak berkaitan secara langsung dengan perusahaan, seperti masyarakat sekitarm perusahaan, pers, pemerintah, konsumen, pesaing dan lain sebagainya. Melalui kegiatan eksternal ini, diharapkan dapat menciptakan kedekatan dan kepercayaan publik eksternal kepada perusahaan. Dengan begitu maka akan tercipta hubungan yang harmonis antara organisasi/ perusahaan dengan publik eksternalnya, sehingga dapat menimbulkan citra baik atas perusahaan dimata publiknya.
Dalam hal ini hubungan baik harus dibina dengan para pemegang saham. Mereka yang membantu perusahaan atau suatu instansi tetap bertahan. Hubungan yang terjadi haruslah hubungan yang sangat baik. Tidak peduli besar atau kecilnya saham mereka.
Untuk menjaga hubungan dengan para pemegang saham, kita bisa melakukan hal-hal sebagai berikut.
3. Labour relations (Hubungan dengan para buruh)
Dalam hal ini seorang PR bertugas untuk menjaga hubungan baik antara pimpinan dengan para buruh. Hal ini dilakukan untuk menjaga terjadinya kesalahpahaman dan hubungan yang buruk antara atasan dan bawahan.
4. Manager relations (Hubungan dengan para manajer)
Manajer adalah orang-orang terpilih yang berandil besar dalam menentukan kebijakan perusahaan. Oleh karena itu, hubungan baik harus dijaga. Caranya bisa dengan memberikan tunjangan jabatan, adanya coffe morning, mobil dinas, rumah dinas, dan lain sebagainya.
5. Human relations (Hubungan sesama manusia)
Ini menyangkut hubungan yang baik yang harus dibina oleh perusahaan dengan seluruh warga perusahaan sebagai manusia agar timbul rasa persaudaraan, kesetiakawanan, dan nantinya akan memunculkan team work yang baik untuk mencapai tujuan instansi atau perusahan.
Eksternal Public Relation :
Yang dimaksud dengan Eksternal disini adalah cara untuk menumbuhkan sikap dan gambaran publik yang positif terhadap lembaga yang diwakilnya. Kegiatan Eksternal Public Relations ini pada dasarnya ditujukan untuk publik eksternal organisasi/perusahaan, yaitu keseluruhan elemen yang berada di luar perusahaan yang tidak berkaitan secara langsung dengan perusahaan, seperti masyarakat sekitarm perusahaan, pers, pemerintah, konsumen, pesaing dan lain sebagainya. Melalui kegiatan eksternal ini, diharapkan dapat menciptakan kedekatan dan kepercayaan publik eksternal kepada perusahaan. Dengan begitu maka akan tercipta hubungan yang harmonis antara organisasi/ perusahaan dengan publik eksternalnya, sehingga dapat menimbulkan citra baik atas perusahaan dimata publiknya.
Ruang Lingkup Eksternal Public
Relation ini antara lain :
1. Press Relations
Kegiatannya
meliputi press release, press conference, press interview, press room, press
reception, dan adanya press tour.
2. Government relations
Menjaga
hubungan baik dengan pemerintah diperlukan karena akan banyak sekali
kepentingan-kepentingan yang di dalamnya terdapat peran pemerintah. Salah satu
caranya dengan mensponsori kegiatan-kegiatan pemerintahan.
3. Community relations
Menjaga
hubungan baik dengan warga setempat agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Salah satu caranya dengan memberikan beasiswa.
4. Customer relations
Menjaga
hubungan baik dengan para pelanggan karena mereka adalah aset terbesar yang
menguntungkan perusahan. Caranya dengan memberikan kalender, merchandise,
dan sebagainya.
5. Consumer relations
Menjaga
hubungan baik dengan para konsumen agar apa yang kita pasarkan dapat diterima baik oleh
konsumen. Caranya dengan memberikan info yang lengkap mengenai produk atau jasa yang ditawarkan.
Jadi setelah kita membahas sedikit
tentang ruang lingkup, dapat kita simpulkan bahwa di setiap bidang pekerjaan
terdapat yang namanya ruang lingkup. Untuk ruang lingkup Public Relation
terdapat Internal dan Eksternal Public Relation. Nah untuk Internal ini
menyangkut ke bagian dalam instansi atau kantor, sedangkan untuk Eksternal
menyangkut ke hubungan dengan masyarakat.
Sumber :
https://www.academia.edu/4690460/RUANG_LINGKUP_PUBLIC_RELATIONS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar